Bab 13. Kondangan Raisa
Pukul sepuluh malam. Setelah prosesi pemakaman Rambang di ibukota provinsi selesai dilaksanakan, aku mengumpulkan seluruh anggota penting Keluarga Tong di markas besar. Untuk kalian yang belum tahu, markas itu berada di jantung paling elit pemukiman kota ini. Di depannya hanya tampak barisan rumah-rumah mewah, besar, megah. Setiap hari ribuan orang lewat di jalanan depannya, tanpa menyadari apa sejatinya yang berada di sana. Karena puluhan rumah itu hanya decoy, memang ada penghuninya, tapi itu adalah keluarga tukang pukul, atau kerabat ‘pemilik’ bisnis legal Keluarga Tong, orang-orang hebat yang sering masuk koran—mereka hanya suruhan kami, seolah itu perusahaan raksasa milik mereka. Di belakang rumah-rumah itu, dalam kawasan seluas sepuluh hektar, juga berbentuk rumah-rumah elit lainnya, di situlah markas Keluarg Tong berlokasi. Dari atas satelit, hanya nampak seperti perumahan biasa, normal. Di bawah atapnya, aktivitas satu dari delapan penguasa shadow economy Asia P...